Program Studi PMB Perpustakaan
Tak Sekadar Baris-Berbaris, Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Tanamkan Disiplin dan Kekompakan Siswa MI Muhammadiyah Sidorejo

Tak Sekadar Baris-Berbaris, Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Tanamkan Disiplin dan Kekompakan Siswa MI Muhammadiyah Sidorejo

Sidorejo, Lumajang — Latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) menjadi salah satu cara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada siswa MI Muhammadiyah Sidorejo. Melalui praktik langsung, para siswa diajak belajar mengikuti aturan, merespons instruksi, membangun kekompakan, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa KKN dalam mendukung proses pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Pelatihan dirancang tidak hanya untuk mengenalkan teknik dasar baris-berbaris, tetapi juga menjadikan setiap gerakan sebagai sarana pembelajaran yang menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan arahan sekaligus memperagakan sejumlah gerakan dasar PBB kepada siswa. Materi latihan meliputi sikap sempurna, sikap istirahat, penghormatan, hadap kanan, hadap kiri, balik kanan, hingga gerakan berjalan secara teratur dan serempak.

Latihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati, mempraktikkan, kemudian memperbaiki gerakan berdasarkan arahan mahasiswa. Pendekatan tersebut membuat siswa terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran, bukan sekadar menerima penjelasan secara teoritis.

Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa selama mengikuti setiap tahapan latihan. Mereka berusaha memahami instruksi dan menyesuaikan gerakan dengan anggota kelompok lainnya. Ketika terdapat gerakan yang belum tepat, mahasiswa memberikan koreksi dan pendampingan agar siswa dapat melakukan gerakan secara lebih tertib dan kompak.

Menurut salah seorang mahasiswa KKN, latihan PBB memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar menguasai gerakan baris-berbaris.

“Pelatihan PBB ini kami laksanakan bukan hanya untuk mengajarkan gerakan baris-berbaris, tetapi juga untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kekompakan, dan rasa percaya diri kepada siswa,” ujarnya.

Dalam konteks pendidikan karakter, latihan PBB memberikan pengalaman belajar yang bersifat praktis. Siswa belajar bahwa sebuah gerakan dapat dilakukan dengan baik ketika mereka mampu mendengarkan instruksi, mematuhi aturan, menjaga ketepatan waktu, serta bekerja sama dengan teman.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Disiplin, misalnya, tidak hanya dipahami sebagai kemampuan mengikuti perintah, tetapi juga sebagai kebiasaan untuk melakukan sesuatu secara tertib dan bertanggung jawab.

Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi terhadap pendidikan di lingkungan masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa diterapkan melalui kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan lingkungan sekolah.

Pelaksanaan latihan PBB juga memperlihatkan adanya sinergi antara STIT Muhammadiyah dan MI Muhammadiyah Sidorejo dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri yang diperkenalkan selama latihan dapat terus dikembangkan oleh siswa dalam berbagai aktivitas, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Jurnalis Alfian Rizki Nur Majid

Kembali ke Daftar Artikel
×
Hubungi Kami via WhatsApp
Kami akan membalas pesan Anda secepatnya.