Sidorejo, Lumajang — Persiapan menghadapi kompetisi seni kaligrafi menjadi momentum bagi siswa kelas III MI Muhammadiyah Sidorejo untuk mengasah keterampilan sekaligus mengembangkan rasa percaya diri. Dalam proses tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) turut mengambil peran dengan memberikan pendampingan dan pembelajaran kaligrafi kepada para siswa, Selasa (28/7/2026).
Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari program KKN yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Para siswa tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan tulisan kaligrafi yang indah, tetapi juga dibimbing memahami teknik dasar penulisan huruf Arab secara tepat dan rapi.
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai teknik dasar menulis kaligrafi, ketepatan dan kerapian goresan, keseimbangan bentuk tulisan, hingga latihan yang disesuaikan dengan aspek-aspek yang umumnya menjadi perhatian dalam perlombaan.
Pembelajaran dilakukan secara bertahap agar siswa dapat memahami teknik sekaligus terbiasa berlatih. Pendekatan tersebut diharapkan membuat siswa tidak hanya mengejar hasil akhir, tetapi juga memahami bahwa keterampilan kaligrafi membutuhkan ketelitian, kesabaran, konsistensi, dan latihan yang berkelanjutan.
Bagi siswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi di bidang seni Islam. Pendampingan secara langsung juga diharapkan mampu membangun keberanian siswa dalam menunjukkan kemampuan mereka ketika mengikuti perlombaan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa mampu meningkatkan kemampuan kaligrafinya sehingga siap mengikuti lomba dan dapat memberikan hasil yang terbaik,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Lebih dari sekadar persiapan kompetisi, pembelajaran kaligrafi menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa. Ketika menulis setiap huruf dan menyusun komposisi tulisan, siswa dilatih untuk bekerja secara teliti, sabar, dan tidak mudah menyerah ketika hasil latihan belum sesuai harapan.
Mahasiswa KKN berencana melanjutkan pendampingan selama masa pengabdian melalui latihan secara berkala. Intensitas latihan tersebut diharapkan dapat membantu siswa semakin menguasai teknik kaligrafi sekaligus mempersiapkan mental mereka sebelum tampil dalam ajang perlombaan.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara mahasiswa KKN dan MI Muhammadiyah Sidorejo tidak hanya menghasilkan proses pembelajaran tambahan bagi siswa, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya potensi dan prestasi di bidang seni Islam. Persiapan yang dilakukan sejak dini diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk tampil lebih percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya dalam kompetisi.
Jurnalis Zidan Zulfi Abdillah